Tips

Mengenal Prinsip PAUD dan Satuan Pendidikannya

Setiap negara memiliki sistem pendidikan yang berbeda mulai dari wajib belajar, materi yang diberikan, cara belajar dan masih banyak lagi. Sistem pendidikan suatu negara biasanya diatur oleh pemerintah dan bisa pula lahir dari swadaya masyarakat. Untuk anak usia 0 sampai 6 tahun, biasanya mereka masuk dalam pendidikan PAUD. Seperti apa sistemnya?

Sistem Pendidikan Anak Usia Dini

Sistem Pendidikan Anak Usia Dini biasanya lebih memfokuskan mengembangkan kemampuan bicara dan mengenal bahasa pada anak. Untuk perkembangan bahasa, biasanya lebih difokuskan pada kemampuan membaca. Oleh sebab itu anak biasanya diajarkan untuk membaca dan menambah kosakata selama di periode pendidikan ini.

Selain itu, bila anak mulai masa Pendidikan Usia Dini di usia 3 tahun, mereka biasanya akan dikenalkan pada keterampilan motorik halus dengan cara belajar menulis. Bukan menulis hal yang ribet. Mereka hanya melatih diri untuk bisa membuat garis, lingkaran dan mewarnai dengan benar.

Di usia ini mereka juga akan memperkenalkan huruf dan angka, mencocokkan kata dan menyusun kata bahkan hingga mengurutkan angka dan benda berdasarkan sifat benda tersebut.

Prinsip Pendidikan Anak Usia Dini

Berbeda dengan pendidikan yang ada di atasnya, Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD memiliki prinsip tersendiri. Prinsip tersebut terdiri dari fokus pada perkembangan aspek fisik, sosial, emosional dan kognitif anak lebih dulu. Mereka juga akan lebih fokus mengarahkan pada perkembangan motorik, emosi, sosial, bahasa dan konektif pada lingkungan lebih luas.

Perkembangan anak akan berlangsung dalam rentang waktu yang berbeda dan bervariasi. Jadi, setiap satu anak tidak sama dengan anak lainnya. Perkembangannya pun akan terarah secara kompleks, khusus, terorganisasi juga.

Satuan Pendidikan Anak Usia Dini

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, Pendidikan Anak Usia Dini memiliki satuan pendidikan yang berbeda-beda. Satuan pendidikan pertama lebih dikenal dengan TPA atau Tempat Penitipan Anak. Di sini, anak akan diajari dengan prohram pendidikan non formal. Mereka mengajari anak sekaligus melakukan pengasuhan.

TPA ini sendiri memiliki fungsi sebagai pengganti keluarga untuk jangka waktu tertentu selama orang tua berhalangan atau tidak memiliki cukup waktu untuk mengasuh anaknya. Pembagian satuan pendidikan berikutnya ada di Kelompok Bermain atau disebut juga dengan Play Group.

Pada satuan pendidikan ini, anak juga masih melakukan pendidikan berbasis non formal. Tujuannya adalah untuk melaksanakan pendidikan sekaligus program kesejahteraan bagi anak yang berusia antara  hingga 4 tahun. Satuan pendidikan terakhir dalam Pendidikan Anak Usia Dini adalah Taman Kanak-Kanak (TK) atau Raudhatul Atfal (RA).

Kedua jenis satuan pendidikan ini sebenarnya sama saja. Ini adalah bentuk formal dari satuan Pendidikan Anak Usia Dini. Pendidikan ini biasanya terbagi dalam jenis usia antara 4 hingga 6 tahun. Ada pembagian kelompok juga untuk satuan pendidikan yang satu ini.

Kelompok pertama adalah kelompok A. Di kelompok ini, anak yang masuk ke dalamnya adalah yang telah berusia antara 4 hingga 5 tahun. Sedangkan kelompok yang kedua adalah kelompok B yang terdiri dari anak dengan usia antara 5 hingga 6 tahun. Fokus pembelajarannya adalah pengenalan huruf, angka, pengendalian emosi dan lainnya.

Nah, seperti itulah sistem PAUD atau Pendidikan Anak Usia Dini yang berlaku di Indonesia. Pendidikan Anak Usia Dini di Indonesia biasanya bisa dimulai sejak si kecil baru lahir. Namun, sebaik-baiknya sistem pendidikan usia dini, tentunya pendidikan yang diberikan orang tua jauh lebih baik ketimbang orang lain, kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *